Berikut kerja keras dalam Islam. Berniat untuk bekerja dengan cara-cara yang sah dan halal menuju ridha Allah adalah visi dan misi setiap muslim. Berpangku tangan merupakan perbuatan tercela dalam agama Islam. Umar bin Khattab pernah menegur seseorang yang sering duduk berdo’a di masjid tanpa mau bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya. Umar berkata, Janganlah salah seorang kamu duduk di masjid dan berdo’a,“Ya Allah berilah aku rezeki”. Sedangkan ia tahu bahwa langit tidak akan menurunkan hujan emas dan hujan perak.
Maksud perkataaan Umar ini adalah bahwa seseorang itu harus bekerja dan berusaha, bukan hanya bedo’a saja dengan mengharapkan bantuan orang lain.
Al-Qur’an menanamkan kesadaran bahwa dengan bekerja keras berarti kita merealisasikan fungsi kehambaan kita kepada Allah, dan menempuh jalan menuju ridha-Nya, mengangkat harga diri, meningkatkan taraf hidup, dan memberi manfaat kepada sesama, bahkan kepada makhluk lain. Dengan tertanamnya kesadaran ini, seorang muslim atau muslimah akan berusaha mengisi setiap ruang dan waktunya hanya dengan aktivitas yang berguna. Semboyannya adalah “tiada waktu tanpa kerja, tiada waktu tanpa amal.’
Tulisan di atas kerja keras dalam Islam adalah bagian dalam rangkaian mendukung tulisan sebelumnya Kerja keras adalah energi kita.
Pencarian keyword :,contoh kerja keras dalam islam ,kerja keras dalam islam ,pengertian kerja keras menurut islam ,pengertian kerja keras ,pengertian kerja keras dalam islam ,bekerja keras dalam islam ,kerja keras menurut islam ,arti kerja keras dalam islam ,definisi kerja keras menurut islam ,pengertian kerja keras dalam agama islam
Baca Juga
Tags: kerja keras
October 18th, 2011 at 8:38 pm
makasih banyak atas artikelnya