PT Smart Telecom akan mengembangkan layanan ke kota besar di Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi pada semester pertama 2009 dengan menawarkan konsep layanan penggunaan tak terbatas (unlimited). Charles Sitorus, Chief Sales Officer Smart Telecom, mengungkapkan perluasan layanan merupakan wujud keseriusan perusahaan dalam melayani masyarakat serta memenuhi lisensi nasional yang dikantonginya.
“Kami proyeksikan kota-kota besar, khususnya ibu kota provinsi, di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi akan bisa dilayani pada semester pertama [2009],” katanya kepada Bisnis di sela-sela dealer gathering di Bandung, baru-baru ini.
Operator berteknologi CDMA dengan lisensi layanan nasional ini merupakan anak perusahaan Sinar Mas Group, dengan cakupan operasi sekarang berada di kota besar dan sekunder di seluruh Jawa dan Bali.
Charles melanjutkan setelah implementasi di kota besar, maka semester dua tahun depan akan dilakukan pengembangan di kota sekunder. Ka- renanya, Smart memperkirakan layanannya sudah menasional pada akhir tahun depan.
Smart Telecom, katanya, tidak merasa akan kesulitan mengembangkan jaringan sekalipun perizinan dari pemerintah daerah untuk menara telekomunikasi saat ini sangat ketat terkait dengan kebijakan menara bersama.
“Sinar Mas ini perusahaan besar, kami kan punya anak perusahaan yang sudah lama bergerak di bidang properti. Mereka sudah terbiasa mengurus izin, sudah punya network yang luas di mana pun,” katanya.
Meski tidak merinci nilai ekspansi tersebut, Charles mengungkapkan bahwa Smart Telecom tidak akan kesulitan mengembangkannya, karena keuangan finansial perusahaan induk masih sangat likuid.
“Agrobisnis, properti, bahkan perbankan milik Sinar Mas masih sehat-sehat. Kami punya banyak kapital sekalipun krisis global tengah terjadi. [Keuangan] Sinar Mas lebih baik dibandingkan dengan para pesaing.”
(Sumber: Bisnis Indonesia)

